Aku tau ini bukan untuk diangankan,
Lalu dituliskan dengan tinta abadi,
Aku tak tega melibatkan di segala fantasi ku,
Untai penegas suara hati,
Hanya sekedar cinta,
Tapi lebih dari suatu sayang,
Bertumbuh dalam iringan kasih,
Tuk menyempurnakan mimpi,
Namun, Sang Guru memberi hanya untuk harapan saja,
Meskipun sendu hati mempertentangkan,
Kini sesal yang mendatangkan akibat,
Bisakah kau memberi arti dari goresanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar